AKHIRNYA datang juga. Itulah harapan besar bagi para pendamba ”netbook” atau ”notebook” khusus jaringan dengan hadirnya Aspire One versi terbaru. Koneksi ke jaringan seluler sudah tinggal memasukkan kartu SIM, tidak perlu lagi repot menambahkan kartu data atau modem seluler.
AKHIRNYA datang juga. Itulah harapan besar bagi para pendamba ”netbook” atau ”notebook” khusus jaringan dengan hadirnya Aspire One versi terbaru. Koneksi ke jaringan seluler sudah tinggal memasukkan kartu SIM, tidak perlu lagi repot menambahkan kartu data atau modem seluler.
Hadirnya netbook versi pertama lebih dari empat bulan lalu setidaknya sudah banyak memberikan solusi bagi sebagian pengguna yang memiliki mobilitas yang tinggi. Dengan berat sekitar 1 kilogram waktu itu, tidak banyak berbeda dengan buku catatan yang sesungguhnya sehingga saat rapat tidak lagi perlu membawa buku diary.
Pengguna personal digital assistant (PDA ) tidak perlu lagi memicingkan mata lagi dengan menggunakan netbook. Layar LCD selebar 8,9 inci untuk netbook Acer dan papan ketik yang nyaman sangat mudah untuk melakukan pekerjaan cepat dan tinggal menambahkan mouse jika ingin lebih praktis.
Meskipun demikian, mobilitas sedikit terkendala, konektivitas ke jaringan tidak lengkap. Konektivitas menggunakan jaringan WiFi ternyata tidak bisa diandalkan di negeri ini untuk aktivitas yang mobile, fleksibilitas jaringan seluler masih jauh lebih tinggi untuk mereka yang aktivitasnya sering berpindah-pindah tempat.
Pada model terbaru, Aspire One sudah menghilangkan hambatan ini, bahkan pembeli produk Acer model keempat ini langsung mendapatkan kartu SIM untuk data Broom dari Indosat. Sementara pengguna, selain tinggal mencolokkan kartu SIM, juga masih bisa memilih untuk penggunaan WiFi atau dengan kabel ethernet.
Pada model sebelumnya untuk berhubungan ke jaringan harus menambahkan modem seluler. Bahkan, pada model yang pertama yang masih menggunakan sistem operasi Linux khas Acer yang mereka sebut Linpus, pengguna masih kesulitan mendapatkan driver modem khusus untuk lingkungan Linux.
Pada model kedua dan ketiga Acer sudah mengeluarkan versi Windows XP, di mana kebanyakan modem seluler menyediakan driver untuk lingkungan XP. Namun, ketiga model pertama itu belum menyertakan modem di dalamnya, seperti model keempat yang baru. Pada netbook terbaru itu sudah menanamkan modem dari Qualcomm yang bisa akses ke jaringan seluler hingga kecepatan high-speed downlink packet access (HSDPA) atau 3,5G.
Aspire One
Dengan hadirnya Aspire One model terbaru ini setidaknya memperlihatkan bagaimana pihak Acer terpaksa menggeser spesifikasi teknis yang ideal untuk sebuah netbook. Tuntutan pasar yang sudah terlanjur banyak mengenal sistem operasi Windows tampaknya sangat kuat di negeri ini.
”Ketika meluncurkan Aspire One yang pertama, kami selalu mendapat pertanyaan apakah netbook ini bisa diinstal sistem operasi Windows,” kata Munir Werlin, Manager Channel Development Dept Acer Indonesia, saat bertandang ke kantor Redaksi Kompas, pekan lalu, melukiskan keinginan pasar itu.
Secara fisik, keempat model Aspire One ini sebenarnya tidak ada bedanya, hanya pada baterai yang terlihat lebih besar. Penggunaan sistem operasi Windows mau tidak mau membuat produsen harus menanamkan hardisk lebih besar, penggunaan hardisk dan kerja sistem operasi Windows tidak saja lebih berat, tetapi juga lebih rakus dengan penggunaan daya listrik.
Pemakaian sistem operasi Linux sebenarnya lebih ideal, selain cepat dibuka, juga lebih hemat baterai dan tidak membutuhkan penyimpan yang begitu besar. Sementara aktivitas kantor bisa dikerjakan sama seperti pengguna Windows, hanya terkendala pada koneksi ke jaringan seluler.
Untuk Linux bisa menggunakan OpenOffice yang setara dengan Microsoft Office. Berkas-berkas tulisan melalui fitur Writer (serupa dengan Word) yang disimpan dalam ekstensi berkas doc (sama dengan ekstensi Word 95/97/2000/XP maupun Word 6.0), rtf, txt, html, xml.
Selain fungsi office lain, seperti Spreadsheets (seperti Excel), Presentations (untuk PowerPoint), termasuk fungsi Photo Master untuk membuka hasil potretan dari kamera digital, Media Master untuk menampilkan video dan musik digital.
Dengan demikian, pada versi pertama netbook hanya menggunakan hardisk jenis SSD berkapasitas 8 GB dan RAM 1 GB saja, tidak ubahnya seperti PDA biasa, Penambahan sistem operasi Windows XP terpaksa harus dilakukan penyesuaian dengan menambah hardisk sebesar 120 GB dan kemudian diperbesar menjadi 160 GB.
Pemahaman yang salah atas netbook dari sebagian besar pengguna juga merupakan salah satu penyebab tidak optimalnya penggunaan netbook versi perdana. Pengguna masih menganggap netbook sebagai notebook murah yang siap dijejali dengan berbagai macam program aplikasi yang sebagian besar memang berbasis Windows.
Penjejalan berbagai program aplikasi jelas akan membuat kinerja netbook akan semakin lambat. Akibatnya, fungsi mobilitas tidak lagi bisa seperti gagasan yang diharapkan semula dan tampaknya memang masih memerlukan edukasi sebelum fungsi netbook bisa seperti yang diharapkan semula.
Mendongkrak
Penggunaan sistem operasi Windows juga mendongkrak harga netbook ini hingga 50 persen, di mana pada versi awal keluar dengan harga kurang dari Rp 4 juta. Pada harga yang pertama hampir pasti akan membuat orang bimbang untuk membeli antara netbook dan ponsel PDA yang harganya lebih tinggi.
Dengan harga baru pun netbook, yang sudah memiliki kamera untuk melakukan chatting video ini, masih menarik karena masih banyak ponsel pintar atau PDA yang harganya di atas Rp 6 juta, apalagi jika krisis ekonomi dunia pada kesempatan mendatang mulai berimbas.
Bangunan dasar netbook ini masih belum berubah sejak dikeluarkannya versi perdana, yaitu sudah menggunakan prosesor Intel atom berkecepatan 1,6 GHz. Prosesor atom dirancang untuk hemat energi, semula datang dengan lima varian dari 800 MHz sampai 1,86 GHz yang membutuhkan daya dari 160 mW (miliwatt) sampai 220 mW.
Selain koneksi ke jaringan seluler 3G (termasuk HSDPA), juga koneksi LAN kabel dan WiFi untuk standar 802.11b/g sangat menarik untuk digunakan di luar negeri yang banyak memiliki koneksi WiFi yang gratis. Diperkirakan koneksi 3G dalam waktu dekat juga akan diikuti perusahaan lain seperti Asus dengan produk netbook yang diberi nama Eee PC.
Netbook sangat fenomenal, diperkirakan sampai tahun 2011 akan tersedia lebih dari 50 juta di seluruh dunia. Selain Aspire One, perangkat netbook yang hadir sejak Juni lalu itu adalah seperti OLPC XO-1, One A110, HP 2133 Mini-Note PC, Asus Eee PC, CloudBook, Classmate PC, MSI Wind PC, dan VIA OpenBook.
oleh : AW Subarkah (Kompas.com)
BLOK SA'WONTENE
Maaf kalau ada tulisan atau artikel Anda disini...
14.12.08
Bila Atasan Anda Sang Bad Boss
Atasan yang baik tentu menjadi impian semua orang. Namun, apa jadinya jika Anda terjebak bersama seorang atasan yang sulit?
Simak kiat berikut!
1. Bad Boss, Tak Berarti Pribadinya Buruk
Diperlukan pengenalan lebih jauh akan cara, sikap, karakter, bahkan kebiasaan atasan Anda di tempat kerja, bukan dalam waktu singkat. Banyak orang cenderung lekas mengambil kesimpulan atas sikap-sikap atasannya. Bisa saja ia dinilai terlalu keras pada bawahan, terlalu sombong sehingga atasan tipe ini tak pernah bisa memercayai kinerja bawahannya, atau bisa juga Anda terlalu cepat menilai, atasan adalah sosok yang tidak capable di bidangnya. Sebaiknya, fokus saja pada pekerjaan, yang jadi kewajiban Anda di tempat kerja. Berikan kontribusi yang baik, dan pelahan, kenali tipe pemimpin seperti apa atasan Anda. Belum tentu secara pribadi, atasan memiliki karakter dan sifat negatif seperti yang telah Anda tudingkan.
2. Jangan Terpancing Gosip Kantor
Seringkali, penilaian Anda kepada atasan sedikit banyak dipengaruhi oleh pendapat dan pandangan umum dari rekan kerja, sehingga akan memicu munculnya gosip, bahkan bisa mendorong Anda terjerumus lebih jauh ke dalam lingkaran negatif. Jika sudah demikian, disadari atau tidak, akan memicu munculnya rasa tak nyaman bagi Anda dalam bekerja sehari-hari. Jadi, sebaiknya hindari masuk ke dalam lingkaran pergaulan dengan rekan kerja yang tanpa henti membicarakan kejelekan atasan di tempat kerja Anda. Lebih baik, isi kegiatan pribadi dengan hal-hal positif, yang dapat menunjang perkembangan diri sendiri.
3. Ternyata Sang Bos memang Bad
Ada atasan yang suka marah-marah di tempat terbuka. Tipe atasan ini tak akan segan-segan mengomel atau berteriak dan memaki Anda di depan rekan-rekan lain, bila di matanya Anda salah. Ada tipe atasan yang moody. Bisa hari ini senang bukan main, tiba-tiba lima menit berikutnya, ia marah-marah kepada Anda. Ada pula tipe atasan yang tak suka marah dan memaki pada bawahanya, melainkan justru mendiamkan bawahannya. Ia tak pernah mengajak Anda berdiskusi membicarakan pekerjaan, tak pernah secara terbuka memanggil untuk membicarakan langkah karier Anda di perusahaan. Atau, ada juga tipe yang tak pernah memberi penghargaan atas hasil kerja keras Anda secara terbuka.
Jika Anda memiliki tipe atasan seperti ini, jangan buru-buru berniat hengkang. Karena, hengkang yang hanya dipicu oleh kemarahan dan rasa tak puas, tidak akan memberikan hasil yang memuaskan bagi perkembangan diri Anda. Sikap yang harus Anda pertahankan adalah bersabar. Selain itu, dalam dunia profesional kerja, jangan mencampuradukkan pekerjaan dengan perasaan. Jadi, bila Anda dimaki, dimarahi, atau tak dihargai, jangan merasa sakit hati. Tunjukkan kebaikan dan ketulusan hati Anda dalam bekerja sama dengan atasan tipe ini. Janganlah terpancing emosi sesaat dan merasa tersinggung. Karena, bila "keburukan" atasan Anda balas dengan keburukan juga, lalu apa bedanya Anda dengan dirinya?
4. Berhati-hatilah!
Jika tiap orangtua selalu mengingatkan kita sebagai anaknya untuk berhati-hati dalam segala hal, begitu pula nasehat tadi bisa diterapkan dalam situasi bila Anda memiliki Bad Boss. Berhati-hatilah mengambil langkah, yang berkaitan dengan pekerjaan yang ditugaskan kepada Anda. Gunanya, tentu saja untuk menghindarkan Anda pada tembakan amarah yang keluar dari sang atasan bila sedikit saja melakukan kesalahan. Bila ternyata atasan Anda sudah memaki, jangan buru-buru panas, tapi segeralah koreksi pekerjaan Anda, dan segeralah minta maaf atas kelalaian yang Anda buat.
Bila Anda tak bersalah, tapi sang Bad Boss sudah terlanjur marah, lebih baik diamkan saja. Diam bisa benar-benar berarti emas dalam kondisi tertentu. Setelah atasan selesai menumpahkan semua amarahnya, barulah Anda dengan sikap bijak mendatanginya, menjelaskan duduk persoalannya. Jelaskan secara pelan dan pasti, tanpa menghakimi atasan. Dan, berikan janji pada atasan, kesalahpahaman yang baru saja terjadi, tak akan terjadi lagi di masa datang. Lalu, tunjukkan kesungguhan dan komitmen Anda untuk bekerja sama dengan atasan. Komunikasi adalah kunci utama dalam hal ini.
5. Jadilah Sahabat Sejati
Anda sering mendengar bukan, istilah ABG masa kini, yang menyebut sahabat atau teman dekat BFF alias Be Friend Forever. Nah, BFF-lah dengan atasan Anda. Biar bagaimana pun, atasan juga manusia, yang sering luput dari kesalahan. Dan, ia pun pasti membutuhkan seorang teman. Maka, cobalah berteman dengan atasan di tempat kerja. Cari tahu dan gali apa persamaan antara Anda dengan dirinya, entah itu hobi maupun kesenangan lainnya. Ajaklah sesekali melakukan aktivitas yang Anda berdua senangi. Bila kebetulan atasan Anda sesama wanita, dan sama-sama senang berburu diskon baju di mal, tak ada salahnya Anda mengajaknya berburu bersama. Siapa tahu, ternyata atasan Anda adalah pribadi yang menyenangkan.
6. Capek Deh!
Bila ternyata Anda sudah tak bisa meng-handle atasan di tempat kerja, dan seluruh daya upaya Anda pun tak mempan lagi bagi sang bos, mungkin saja ini saatnya bagi Anda untuk mulai memikirkan career path selanjutnya. Sebelum tergesa-gesa meninggalkan Sang Bad Boss, terlebih dulu Anda harus kembali fokus pada pekerjaan di tempat kerja saat ini. Jangan sampai Anda meninggalkannya dengan hasil yang amburadul.
Selesaikan semua tugas yang diberikan kepada Anda dengan sangat baik. Do the best what you can do. Sisanya, serahkan kepada Tuhan, dan berusahalah mencari tempat baru yang lebih baik lagi. Walaupun tempat baru nantinya belum tentu menjanjikan tidak memiliki Bad Boss, lho! Namun, daripada sengsara yang ujung-ujungnya menimbulkan stres berlebihan, lebih baik tinggalkan Bad Boss Anda. Sebagai manusia, Anda layak dan pantas diperlakukan dengan baik. Semoga Sukses!
Sumber : Kompas.com (Afra Mayriani)
Simak kiat berikut!
1. Bad Boss, Tak Berarti Pribadinya Buruk
Diperlukan pengenalan lebih jauh akan cara, sikap, karakter, bahkan kebiasaan atasan Anda di tempat kerja, bukan dalam waktu singkat. Banyak orang cenderung lekas mengambil kesimpulan atas sikap-sikap atasannya. Bisa saja ia dinilai terlalu keras pada bawahan, terlalu sombong sehingga atasan tipe ini tak pernah bisa memercayai kinerja bawahannya, atau bisa juga Anda terlalu cepat menilai, atasan adalah sosok yang tidak capable di bidangnya. Sebaiknya, fokus saja pada pekerjaan, yang jadi kewajiban Anda di tempat kerja. Berikan kontribusi yang baik, dan pelahan, kenali tipe pemimpin seperti apa atasan Anda. Belum tentu secara pribadi, atasan memiliki karakter dan sifat negatif seperti yang telah Anda tudingkan.
2. Jangan Terpancing Gosip Kantor
Seringkali, penilaian Anda kepada atasan sedikit banyak dipengaruhi oleh pendapat dan pandangan umum dari rekan kerja, sehingga akan memicu munculnya gosip, bahkan bisa mendorong Anda terjerumus lebih jauh ke dalam lingkaran negatif. Jika sudah demikian, disadari atau tidak, akan memicu munculnya rasa tak nyaman bagi Anda dalam bekerja sehari-hari. Jadi, sebaiknya hindari masuk ke dalam lingkaran pergaulan dengan rekan kerja yang tanpa henti membicarakan kejelekan atasan di tempat kerja Anda. Lebih baik, isi kegiatan pribadi dengan hal-hal positif, yang dapat menunjang perkembangan diri sendiri.
3. Ternyata Sang Bos memang Bad
Ada atasan yang suka marah-marah di tempat terbuka. Tipe atasan ini tak akan segan-segan mengomel atau berteriak dan memaki Anda di depan rekan-rekan lain, bila di matanya Anda salah. Ada tipe atasan yang moody. Bisa hari ini senang bukan main, tiba-tiba lima menit berikutnya, ia marah-marah kepada Anda. Ada pula tipe atasan yang tak suka marah dan memaki pada bawahanya, melainkan justru mendiamkan bawahannya. Ia tak pernah mengajak Anda berdiskusi membicarakan pekerjaan, tak pernah secara terbuka memanggil untuk membicarakan langkah karier Anda di perusahaan. Atau, ada juga tipe yang tak pernah memberi penghargaan atas hasil kerja keras Anda secara terbuka.
Jika Anda memiliki tipe atasan seperti ini, jangan buru-buru berniat hengkang. Karena, hengkang yang hanya dipicu oleh kemarahan dan rasa tak puas, tidak akan memberikan hasil yang memuaskan bagi perkembangan diri Anda. Sikap yang harus Anda pertahankan adalah bersabar. Selain itu, dalam dunia profesional kerja, jangan mencampuradukkan pekerjaan dengan perasaan. Jadi, bila Anda dimaki, dimarahi, atau tak dihargai, jangan merasa sakit hati. Tunjukkan kebaikan dan ketulusan hati Anda dalam bekerja sama dengan atasan tipe ini. Janganlah terpancing emosi sesaat dan merasa tersinggung. Karena, bila "keburukan" atasan Anda balas dengan keburukan juga, lalu apa bedanya Anda dengan dirinya?
4. Berhati-hatilah!
Jika tiap orangtua selalu mengingatkan kita sebagai anaknya untuk berhati-hati dalam segala hal, begitu pula nasehat tadi bisa diterapkan dalam situasi bila Anda memiliki Bad Boss. Berhati-hatilah mengambil langkah, yang berkaitan dengan pekerjaan yang ditugaskan kepada Anda. Gunanya, tentu saja untuk menghindarkan Anda pada tembakan amarah yang keluar dari sang atasan bila sedikit saja melakukan kesalahan. Bila ternyata atasan Anda sudah memaki, jangan buru-buru panas, tapi segeralah koreksi pekerjaan Anda, dan segeralah minta maaf atas kelalaian yang Anda buat.
Bila Anda tak bersalah, tapi sang Bad Boss sudah terlanjur marah, lebih baik diamkan saja. Diam bisa benar-benar berarti emas dalam kondisi tertentu. Setelah atasan selesai menumpahkan semua amarahnya, barulah Anda dengan sikap bijak mendatanginya, menjelaskan duduk persoalannya. Jelaskan secara pelan dan pasti, tanpa menghakimi atasan. Dan, berikan janji pada atasan, kesalahpahaman yang baru saja terjadi, tak akan terjadi lagi di masa datang. Lalu, tunjukkan kesungguhan dan komitmen Anda untuk bekerja sama dengan atasan. Komunikasi adalah kunci utama dalam hal ini.
5. Jadilah Sahabat Sejati
Anda sering mendengar bukan, istilah ABG masa kini, yang menyebut sahabat atau teman dekat BFF alias Be Friend Forever. Nah, BFF-lah dengan atasan Anda. Biar bagaimana pun, atasan juga manusia, yang sering luput dari kesalahan. Dan, ia pun pasti membutuhkan seorang teman. Maka, cobalah berteman dengan atasan di tempat kerja. Cari tahu dan gali apa persamaan antara Anda dengan dirinya, entah itu hobi maupun kesenangan lainnya. Ajaklah sesekali melakukan aktivitas yang Anda berdua senangi. Bila kebetulan atasan Anda sesama wanita, dan sama-sama senang berburu diskon baju di mal, tak ada salahnya Anda mengajaknya berburu bersama. Siapa tahu, ternyata atasan Anda adalah pribadi yang menyenangkan.
6. Capek Deh!
Bila ternyata Anda sudah tak bisa meng-handle atasan di tempat kerja, dan seluruh daya upaya Anda pun tak mempan lagi bagi sang bos, mungkin saja ini saatnya bagi Anda untuk mulai memikirkan career path selanjutnya. Sebelum tergesa-gesa meninggalkan Sang Bad Boss, terlebih dulu Anda harus kembali fokus pada pekerjaan di tempat kerja saat ini. Jangan sampai Anda meninggalkannya dengan hasil yang amburadul.
Selesaikan semua tugas yang diberikan kepada Anda dengan sangat baik. Do the best what you can do. Sisanya, serahkan kepada Tuhan, dan berusahalah mencari tempat baru yang lebih baik lagi. Walaupun tempat baru nantinya belum tentu menjanjikan tidak memiliki Bad Boss, lho! Namun, daripada sengsara yang ujung-ujungnya menimbulkan stres berlebihan, lebih baik tinggalkan Bad Boss Anda. Sebagai manusia, Anda layak dan pantas diperlakukan dengan baik. Semoga Sukses!
Sumber : Kompas.com (Afra Mayriani)
11.12.08
Perebutan Warisan dalam Keluarga dan Tanda-tanda Kiamat
Para ayah dan ibu bertengkar … Untuk apa mereka bertengkar?
Memperebutkan harta warisan. Harta warisan menjadi masalah.
Awliyaullah, apakah yang mereka lakukan? Para orang tua memberikan
harta waris sebelum wafat agar anak-anak mereka tidak bertengkar. Atau
para orang tua membagikan harta warisan tapi bukan kepada anak-anak
mereka. Mereka memberikannya kepada orang lain.
Jadi, untuk apa mereka bertengkar? Untuk memperebutkan harta warisan.
Meskipun berasal dari ayah dan ibu yang sama, anak-anak itu pun mulai
bertengkar. Jadi, uang kalian menjadi musuh kalian. Harta yang kalian
tinggalkan menjadi kutukan (fitnah) atas kalian di dalam kubur.
Karena, kalau anak-anak menerima harta waris dan menggunakannya untuk
kepentingan yang jahat atau untuk narkoba atau hasrat-hasrat buruk
lain, maka harta waris menjadi fitnah atas kalian didalam kubur. "Ya
Rabbi, saya tidak melakukan itu!"
Lalu mengapa kalian tidak memberikannya dijalan Allah SWT? Mengapa
kalian malah memberikan harta itu kepada mereka? "Saya tidak tahu."
"Baiklah, Kami mengampunimu. Lain waktu jangan mengulangi lagi ya?!"
(para hadirin tertawa). Kalian sudah ada didalam kubur. Apakah yang
bisa menyelamatkan para orang tua? Jika anak-anaknya sholeh, maka
dapat menyelamatkan orang tua didalam kubur. Grandsyaikh -semoga Allah
merahmati jiwa beliau- pernah bercerita, di desa beliau ada orang yang
paling bengis didesanya meninggal dunia. Orang-orang menguburnya dan
tidak seorang pun yang berkenan mendo'akannya kecuali seorang imam.
Karena yang meninggal itu seorang Muslim, maka (seharusnya) mereka
mendo'akannya. Mereka mendo'akan dan segera menguburkannya. Dan diarea
pekuburan itu selalu bersalju. Dan Grandsyaikh berkata, "Ketika
memasuki pekuburan, kalian akan melihat salju dimana-mana kecuali
dikuburan itu. Di kubur itu salju meleleh. Karena hebatnya api yang
menyiksanya didalam kubur. Salju pun tidak bisa tetap beku." Dan
Grandsyaikh berkata, "Mereka biasa mendengar suara seperti rintihan
seseorang ketika dipukul—atau kalian hukum, atau kalian siksa. Apakah
yang terjadi ketika kalian meninggalkan orang yang sudah kalian siksa?
Dalam bahasa Arab kami menyebutnya, "aneen," dia menangis dengan
rintihan kesakitan. Laki-laki itu merintih karena hebatnya siksa
didalam kubur. Setelah 7 tahun, kami tidak mendengar suara-suara itu
lagi dan salju menutupi kuburannya.
Orang-orang terkejut. Apa yang terjadi? Mereka mulai mencari tahu.
Mereka datang ke Grandsyaikh dan bertanya, "Tuan Syaikh kami, apa yang
telah terjadi?" Dan Grandsyaikh menjawab, "Pergi dan tanyakanlah
kepada isterinya."
Mereka pun menemui istri laki-laki itu dan bertanya, "Apakah yang
telah terjadi? Kami tidak mendengar rintihannya lagi? Itu artinya
hukumannya telah berhenti.
Wanita itu menjawab, "Kemarin aku mengirim anakku yang hari ini
berusia 7 tahun - aku sedang mengandungnya ketika suamiku meninggal-
ke tahfizul Qur'an, tempat penghafalan al Qur'an. Tidak seorangpun mau
menerimanya karena kami tidak punya uang. Kecuali seorang imam. Imam
itu berkata, "Demi Allah, aku akan mengajarinya." Dan hari ini adalah
hari pertamanya disekolah dan sang imam mengajarinya, "Bismillahir
Rahman ir Rahim, Bismillahir Rahman ir Rahim, Bismillahir Rahman ir
Rahim."
Kemudian, mereka kembali datang ke Grandsyaikh dan berkata, "Itulah
apa yang isterinya katakan kepada kami." Grandsyaikh menjawab dengan
penglihatan mata bathin beliau, "Allah memberikan inspirasi ke dalam
hatiku untuk menjawab pertanyaan kalian yaitu, "Bagaimana pun Aku
adalah Tuhannya, tidak tega Aku menghukum seseorang ketika anaknya
menyebutkan Nama-Ku." Dimana Rahmat-Ku. Aku tidak dapat menghukum
seseorang saat anaknya menyebut Nama-Ku.
Jadi, apa yang akan terjadi dengan harta warisan kita? Lebih baik
diberikan kepada seorang yang jauh dari kalian. Namun ini sulit.
Kalian memberikan beberapa bagian dari harta waris kepada anak-anak
kalian, namun pastikan kalau kalian melakukan sesuatu yang terbaik
bagi kaum Muslim. Dengan cara ini, kalian tidak akan ditanyai.
Segalanya kalian berikan kepada anak-anak—kalian tidak tahu apa yang
akan anak-anak lakukan dengan warisan tersebut. Mungkin warisan
tersebut akan menjadi fitnah atas kalian. Anak-anak berlarian ke sana
ke sini -itulah mengapa kalian lihat kalau awliyaullah tidak menyimpan
apa-apa. Awliyaullah berusaha memberikan harta mereka disana sini -dan
orang-orang tidak dermawan. Ketika kalian minta orang lain untuk
bersedekah, mereka tidak mau. Tangan mereka digerakkan sebagai tanda
penolakan. Yah. Mereka menggerakkan tangan -mereka tidak mau. Tetapi
saat kalian minta, anda memohon kebaikan orang itu — (tapi hakekatnya)
anda tengah berbuat kebaikan kepada mereka. Bukan mereka yang berbuat
baik kepada anda. Kebaikan itu bagi mereka sendiri. Karena saat
memberi (sedekah), mereka memberi (sedekah) di jalan Allah. Mereka
tidak mau memberi meski kau meminta, maka paksa mereka untuk memberi
(sedekah). Sebagian orang berkata, "Jangan paksa orang lain untuk
bersedekah." Tidak begitu, paksalah orang lain untuk bersedekah!
Karena Allah SWT berfirman, "Ambillah zakat dari sebagian harta
mereka." "Ambillah."
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا
وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاَتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ وَاللّهُ سَمِيعٌ
عَلِيمٌ
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu
membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo' alah untuk mereka.
Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka.
Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [At Taubah (9) :103]
Khudh, ambillah, khudh min amwaalihim sadaqa. Dengan maksud apapun.
Karena mereka tidak ingin memberi (sedekah). Mereka tidak mau
bersedekah, tidak apa-apa. Jika mereka tidak punya -mereka berkata
"Kami tidak punya," ini tidak mengapa. Pergilah membersihkan masjid.
Pergilah membersihkan dapur diruang bawah sana. Tetapi tidak
seorangpun yang mau membersihkan. Bersihkan tempat mengambil wudhu
-tidak seorang pun yang mau membersihkan. Semua orang akan melemparkan
pekerjaan itu kepada orang lain. Kalian tidak punya sesuatu untuk
diberikan, jadi setidaknya kalian bisa memberi dengan membersihkan masjid.
Ini sebuah masjid. Jadi, itulah permasalahannya. Yaitu, kita tidak
ingin memberi dan kita tidak ingin dikutuk. Baiklah, kalian tidak
dikutuk apabilan Allah SWT ridho dengan kalian, yaitu saat kalian
melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Ummat, bermanfaat bagi
orang-orang beriman, bermanfaat bagi kaum Muslim dan bahkan bagi kaum
non-Muslim. Sebuah amal adalah kemurahan hati baik bagi Muslim dan
non-Muslim.
Jadi, harta warisan menjadi masalah dan membuat pertengkaran antar
saudara. Sebagaimana aku katakan tadi, "Satu dari Tanda-tanda Hari
Kiamat yang Rasulullah SAW pernah katakan adalah bahwa dalam satu
rumah yang sama, meja makan yang sama tempat anggota keluarga makan
bersama-sama dan semua anggota keluarga saling menggunjing di
belakang. Kalian tidak setuju? Orang ini adalah komunis, orang ini
adalah kapitalis. Orang itu apa? Ekstrimis? Kalau orang ini apa?
Fanatik. Mereka semua saling bertengkar. Padahal mereka makan dimeja
yang sama, mempunyai ayah dan ibu yang sama. Dan suami bertengkar
dengan isteri, dan isteri bertengkar dengan suami. Katakan kepadaku,
sekarang ini dirumah manakah yang tidak ada pertengkaran? _____, apa
kalian bertengkar? Ha? Tidak ada rumah yang penuh kedamaian— atau
benar-benar damai. Tidak ada. Pasti saja ada sesuatu, setan datang
untuk menghancurkan keluarga.
Terutama dinegara-negara yang segalanya terbuka. Islam mengajarkan
disiplin, aturan-aturan. Kalian harus mengikuti aturan-aturan. Kalian
tidak bisa menaruh api dekat minyak—apa yang akan terjadi? Ledakan.
Kalian pergi ke pantai, laki-laki berada dekat wanita. Laki-laki
telanjang, wanita juga. Jadi, apa yang akan terjadi? Dan berapa banyak
kaum Muslim yang pergi ke pantai? Ha? Terlalu banyak atau terlalu
banyak?
Kemanakah kalian pergi? Ke pantai. Mengapa kalian pergi ke pantai?
Ingin berenang. Siapa saja yang ada disana? Apakah ada pantai khusus
laki-laki atau khusus perempuan? Tidak ada, yang ada pantai umum
dimana laki-laki dan perempuan boleh bebas datang. Jadi… Kalian
menaruh api didepan minyak, tentu saja akan terjadi kebakaran. Jadi
Setan datang menaruh api dekat minyak.
Apakah yang dapat kita lakukan? Kita lemah, para hamba Allah SWT yang
tak berdaya. Ada 2 buah jenis hasrat, yaitu syahwatul halal dan
syahwatul haram. Syahwatul halal adalah hasrat yang halal. Dan ada
hasrat yang haram. Manakah yang lebih kalian sukai? Yang halal atau
haram?
Syahwatul halal, shahwatul haram. Itu artinya, hasrat yang diijinkan
untuk diikuti tentu saja dengan cara yang halal dan hasrat yang
dilarang untuk kalian lakukan karena hasrat itu haram. Jadi hasrat
mana yang kalian sukai? Namun kalian tidak mempraktekkan hasrat yang
pertama (syahwatul halal). Kalian selalu beralih ke hasrat kedua
(syahwatul haram). Setan selalu mengarahkan kalian ke hasrat yang
kedua (syahwatul haram). Tidak mungkin menahan kalian di hasrat
pertama (syahwatul halal).
Setan berkata, "Oh, isterimu? Ah, jelek! Carilah isteri yang lain. Ada
wanita yang lebih baik dijalan." Sebelumnya kaum laki-laki dan
perempuan memakai pakaian tertutup, mereka memakai pakaian-pakaian
yang longgar. Sekarang ini laki-laki dan perempuan mengenakan pakaian
yang sangat ketat. Jadi apakah yang Setan bisikkan kepada kalian?
Kepada kaum laki-laki setan membisikkan, "Oh, lihatlah wanita itu."
Dan kepada kaum wanita setan membisikkan, "Oh, lihatlah pria itu."
Bukankah begitu? Bisa saja wanita itu sedang berjalan dengan suaminya
atau laki-laki itu sedang berjalan bersama isterinya! Namun matanya
tidak tertuju kepada isterinya. Dimanakah mata laki-laki itu, Khan?
Ditempat lain. Ha. Itulah syahwatul haram.
Kalian pergi ke Inggris, ke Jalan Oxford, aku banyak melihat. Ada
seorang wanita yang tertutup dari atas hingga bawah, dia mengenakan
burqa. Seluruh tubuhnya benar-benar tertutup. Kalian hanya bisa
melihat matanya, pakaiannya berwarna hitam dan longgar. Aku terkesima.
Wanita itu mendorong kereta anak-anak. Dan suaminya berjalan
dibelakang wanita itu menggenakan celana pendek, tidak pakai topi, dan
berbaju lengan pendek. Kadang malah mengenakan t-shirt tanpa lengan.
Berjalan dibelakang wanita itu. Mengapa suami diijinkan berpakaian
seperti itu sedangkan istrinya tidak? Inilah syahwatul haram. Inilah
apa yang kita sebut —laki-laki itu ingin memegang kendali—dia ingin
memperlihatkan kejantanannya terhadap isterinya, namun tidak tidak
memperlihatkan kejantanannya terhadap dirinya sendiri. Semua orang
mempunyai masalah ini. Laki-laki itu ingin memegang kendali tapi
kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Jadi, disanalah setan datang
dan menyerang kita, pada titik-titik ini yang merupakan titik berat.
Semua orang mempunya sebuah titik berat dalam hatinya. Begitu titik
berat sampai condong, segera saja orang itu jatuh. Semoga Allah SWT
melindungi kita. Karena tanpa perlindungan, kita berada dalam keadaan
rugi. Tidak ada cara lain untuk menyelamatkan diri kita. Semua orang
tahu apa yang dilakukannya. Terutama orang-orang Barat. Jangan tanya
berapa banyak mereka berkencan sepanjang hidupnya. Dia menunduk.
Berapa kali mereka pergi ke sini dan ke sana. Bukan hanya mereka, tapi
semua orang. Dan ini bukan hal yang besar. Kalian melakukan sesuatu
yang normal. Kalian berkencan, itu normal. Bukankah begitu? Itu
normal. Bagaimana Dr. Jamal, mereka menganggap kencan itu normal?
Karena mereka beralasan, jika tidak berkencan artinya mental kalian
terganggu. Kalian punya sesuatu yang salah disini (kepala), didalam.
Seorang murid yang muallaf berkata: Keseimbangan, Anda harus punya
pengalaman sebelum menikah.
MSH: Apakah ayahmu yang mengatakan hal itu?
Ya.
Mawlana Syaikh Hisyam: Jadi, kau berpengalaman? Karena saat kalian
sudah menikah [mereka berkata:] "Tidak ada lagi eksperimen. Kalian
harus melakukan latihan sebelumnya. Setelah menikah, latihan
selesai."Berapa tahunkah yang kalian butuhkan untuk latihan? Ya, aku
terkejut. Aku melihat beberapa orang -kadang-kadang mereka muncul di
TV- yang tidak menikah. Mereka hidup bersama dan punya 3 atau 4 anak
dan mereka berkata, "Kami tidak menikah." Mengapa kalian tidak
menikah? Kalian punya 3 atau 4 anak dari ibu dan bapak yang sama. Dan
karena surat kecil itu (surat nikah), kalian tidak perlu surat itu.
Mereka berkata, "Kau tidak butuh sehelai surat! Katakan saja aku
menikah tanpa surat." Inilah yang mereka ajarkan dan bangga dengan
ajaran itu. Lihat bagaimana rendahnya mereka. Dan mereka bertanya,
"Dimanakah Tanda-tanda Hari Kiamat?"
Ketika Sayyidina Mahdi datang, yang pertama beliau akan lakukan adalah
mengadili 70.000 ulama. Ulama-ulama Muslim. Karena ulama tahu apa yang
salah, mengajarkan untuk menghentikan yang salah itu tetapi tidak
menghentikannya pada diri mereka sendiri. 70.000 orang ulama! Karena
orang-orang itu akan menolak ulama. "Keberatan atas perbuatan saya?
Datanglah, pukul, Yallah." Menghukum dengan sebuah pedang spiritual.
Ucapkan, "Bismillahir Rahman ir Rahim."
Zaman Mahdi nanti -sebagaimana diceritakan oleh Muhyiddeen Ibn Arabi-
dari 7 orang, maka 1 orang akan tetap hidup dan 6 orang akan tewas.
Apa artinya? 70% manusia akan tewas, 30% akan hidup. Muhyiddeen Ibn
Arabi berkata bahwa anak-anak muda dijalan berumur 7 tahun rambutnya
akan menjadi putih karena pemandangan menyeramkan yang mereka lihat.
Sayyidina Mahdi akan memerintah jin untuk mengangkat semua jasad dan
menguburkannya. Hanya orang-orang beriman yang tinggal. Dan Sayyidina
Isa datang. Sayyidina Isa datang setelah Sayyidina Mahdi; jika kalian
menghitungnya maka masa Sayyidina Mahdi selama satu setengah tahun.
Sayyidina Mahdi akan datang selama 40 hari, namun hari pertama
bagaikan 1 tahun, hari kedua bagaikan 1 bulan, hari ketiga bagaikan 1
minggu dan hari-hari lainnya seperti hari-hari yang normal. Jadi,
kalau kalian menghitungnya maka akan menjadi satu setengah tahun.
Kemudian Sayyidina Isa datang. Allah SWT menjadikan 1 hari bagaikan 1
tahun—Allah SWT mengulurnya. Bayangkan, bila satu hari tidak tidur.
Pada masa beliau, manusia tidak akan merasakan lapar. Satu gigitan
roti atau satu gigitan dari makanan akan cukup selama 40 hari. Kalian
tidak merasakan lapar dan haus, ini berasal dari barakah makanan.
Dikatakan bahwa saat Sayyidina Mahdi datang, dari kekuatan bumi
Sayyidina Mahdi akan memerintahkan bumi untuk mengeluarkan semua
kekuatannya, semangka akan tumbuh seperti sebuah pohon, tidak lagi
pada akar-akar kecil seperti tumbuhan kecil yang merambat. Tumbuhan
merambat ini akan besar dan semangka akan tergantung lurus ke atas
dari kekuatan yang dikeluarkan oleh bumi.
Kami berharap untuk menyaksikan hari-hari tersebut, insya Allah.
Bi hurmatil Habib, bi hurmatil Fatiha.
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani (qs)
Memperebutkan harta warisan. Harta warisan menjadi masalah.
Awliyaullah, apakah yang mereka lakukan? Para orang tua memberikan
harta waris sebelum wafat agar anak-anak mereka tidak bertengkar. Atau
para orang tua membagikan harta warisan tapi bukan kepada anak-anak
mereka. Mereka memberikannya kepada orang lain.
Jadi, untuk apa mereka bertengkar? Untuk memperebutkan harta warisan.
Meskipun berasal dari ayah dan ibu yang sama, anak-anak itu pun mulai
bertengkar. Jadi, uang kalian menjadi musuh kalian. Harta yang kalian
tinggalkan menjadi kutukan (fitnah) atas kalian di dalam kubur.
Karena, kalau anak-anak menerima harta waris dan menggunakannya untuk
kepentingan yang jahat atau untuk narkoba atau hasrat-hasrat buruk
lain, maka harta waris menjadi fitnah atas kalian didalam kubur. "Ya
Rabbi, saya tidak melakukan itu!"
Lalu mengapa kalian tidak memberikannya dijalan Allah SWT? Mengapa
kalian malah memberikan harta itu kepada mereka? "Saya tidak tahu."
"Baiklah, Kami mengampunimu. Lain waktu jangan mengulangi lagi ya?!"
(para hadirin tertawa). Kalian sudah ada didalam kubur. Apakah yang
bisa menyelamatkan para orang tua? Jika anak-anaknya sholeh, maka
dapat menyelamatkan orang tua didalam kubur. Grandsyaikh -semoga Allah
merahmati jiwa beliau- pernah bercerita, di desa beliau ada orang yang
paling bengis didesanya meninggal dunia. Orang-orang menguburnya dan
tidak seorang pun yang berkenan mendo'akannya kecuali seorang imam.
Karena yang meninggal itu seorang Muslim, maka (seharusnya) mereka
mendo'akannya. Mereka mendo'akan dan segera menguburkannya. Dan diarea
pekuburan itu selalu bersalju. Dan Grandsyaikh berkata, "Ketika
memasuki pekuburan, kalian akan melihat salju dimana-mana kecuali
dikuburan itu. Di kubur itu salju meleleh. Karena hebatnya api yang
menyiksanya didalam kubur. Salju pun tidak bisa tetap beku." Dan
Grandsyaikh berkata, "Mereka biasa mendengar suara seperti rintihan
seseorang ketika dipukul—atau kalian hukum, atau kalian siksa. Apakah
yang terjadi ketika kalian meninggalkan orang yang sudah kalian siksa?
Dalam bahasa Arab kami menyebutnya, "aneen," dia menangis dengan
rintihan kesakitan. Laki-laki itu merintih karena hebatnya siksa
didalam kubur. Setelah 7 tahun, kami tidak mendengar suara-suara itu
lagi dan salju menutupi kuburannya.
Orang-orang terkejut. Apa yang terjadi? Mereka mulai mencari tahu.
Mereka datang ke Grandsyaikh dan bertanya, "Tuan Syaikh kami, apa yang
telah terjadi?" Dan Grandsyaikh menjawab, "Pergi dan tanyakanlah
kepada isterinya."
Mereka pun menemui istri laki-laki itu dan bertanya, "Apakah yang
telah terjadi? Kami tidak mendengar rintihannya lagi? Itu artinya
hukumannya telah berhenti.
Wanita itu menjawab, "Kemarin aku mengirim anakku yang hari ini
berusia 7 tahun - aku sedang mengandungnya ketika suamiku meninggal-
ke tahfizul Qur'an, tempat penghafalan al Qur'an. Tidak seorangpun mau
menerimanya karena kami tidak punya uang. Kecuali seorang imam. Imam
itu berkata, "Demi Allah, aku akan mengajarinya." Dan hari ini adalah
hari pertamanya disekolah dan sang imam mengajarinya, "Bismillahir
Rahman ir Rahim, Bismillahir Rahman ir Rahim, Bismillahir Rahman ir
Rahim."
Kemudian, mereka kembali datang ke Grandsyaikh dan berkata, "Itulah
apa yang isterinya katakan kepada kami." Grandsyaikh menjawab dengan
penglihatan mata bathin beliau, "Allah memberikan inspirasi ke dalam
hatiku untuk menjawab pertanyaan kalian yaitu, "Bagaimana pun Aku
adalah Tuhannya, tidak tega Aku menghukum seseorang ketika anaknya
menyebutkan Nama-Ku." Dimana Rahmat-Ku. Aku tidak dapat menghukum
seseorang saat anaknya menyebut Nama-Ku.
Jadi, apa yang akan terjadi dengan harta warisan kita? Lebih baik
diberikan kepada seorang yang jauh dari kalian. Namun ini sulit.
Kalian memberikan beberapa bagian dari harta waris kepada anak-anak
kalian, namun pastikan kalau kalian melakukan sesuatu yang terbaik
bagi kaum Muslim. Dengan cara ini, kalian tidak akan ditanyai.
Segalanya kalian berikan kepada anak-anak—kalian tidak tahu apa yang
akan anak-anak lakukan dengan warisan tersebut. Mungkin warisan
tersebut akan menjadi fitnah atas kalian. Anak-anak berlarian ke sana
ke sini -itulah mengapa kalian lihat kalau awliyaullah tidak menyimpan
apa-apa. Awliyaullah berusaha memberikan harta mereka disana sini -dan
orang-orang tidak dermawan. Ketika kalian minta orang lain untuk
bersedekah, mereka tidak mau. Tangan mereka digerakkan sebagai tanda
penolakan. Yah. Mereka menggerakkan tangan -mereka tidak mau. Tetapi
saat kalian minta, anda memohon kebaikan orang itu — (tapi hakekatnya)
anda tengah berbuat kebaikan kepada mereka. Bukan mereka yang berbuat
baik kepada anda. Kebaikan itu bagi mereka sendiri. Karena saat
memberi (sedekah), mereka memberi (sedekah) di jalan Allah. Mereka
tidak mau memberi meski kau meminta, maka paksa mereka untuk memberi
(sedekah). Sebagian orang berkata, "Jangan paksa orang lain untuk
bersedekah." Tidak begitu, paksalah orang lain untuk bersedekah!
Karena Allah SWT berfirman, "Ambillah zakat dari sebagian harta
mereka." "Ambillah."
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا
وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاَتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ وَاللّهُ سَمِيعٌ
عَلِيمٌ
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu
membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo' alah untuk mereka.
Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka.
Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [At Taubah (9) :103]
Khudh, ambillah, khudh min amwaalihim sadaqa. Dengan maksud apapun.
Karena mereka tidak ingin memberi (sedekah). Mereka tidak mau
bersedekah, tidak apa-apa. Jika mereka tidak punya -mereka berkata
"Kami tidak punya," ini tidak mengapa. Pergilah membersihkan masjid.
Pergilah membersihkan dapur diruang bawah sana. Tetapi tidak
seorangpun yang mau membersihkan. Bersihkan tempat mengambil wudhu
-tidak seorang pun yang mau membersihkan. Semua orang akan melemparkan
pekerjaan itu kepada orang lain. Kalian tidak punya sesuatu untuk
diberikan, jadi setidaknya kalian bisa memberi dengan membersihkan masjid.
Ini sebuah masjid. Jadi, itulah permasalahannya. Yaitu, kita tidak
ingin memberi dan kita tidak ingin dikutuk. Baiklah, kalian tidak
dikutuk apabilan Allah SWT ridho dengan kalian, yaitu saat kalian
melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Ummat, bermanfaat bagi
orang-orang beriman, bermanfaat bagi kaum Muslim dan bahkan bagi kaum
non-Muslim. Sebuah amal adalah kemurahan hati baik bagi Muslim dan
non-Muslim.
Jadi, harta warisan menjadi masalah dan membuat pertengkaran antar
saudara. Sebagaimana aku katakan tadi, "Satu dari Tanda-tanda Hari
Kiamat yang Rasulullah SAW pernah katakan adalah bahwa dalam satu
rumah yang sama, meja makan yang sama tempat anggota keluarga makan
bersama-sama dan semua anggota keluarga saling menggunjing di
belakang. Kalian tidak setuju? Orang ini adalah komunis, orang ini
adalah kapitalis. Orang itu apa? Ekstrimis? Kalau orang ini apa?
Fanatik. Mereka semua saling bertengkar. Padahal mereka makan dimeja
yang sama, mempunyai ayah dan ibu yang sama. Dan suami bertengkar
dengan isteri, dan isteri bertengkar dengan suami. Katakan kepadaku,
sekarang ini dirumah manakah yang tidak ada pertengkaran? _____, apa
kalian bertengkar? Ha? Tidak ada rumah yang penuh kedamaian— atau
benar-benar damai. Tidak ada. Pasti saja ada sesuatu, setan datang
untuk menghancurkan keluarga.
Terutama dinegara-negara yang segalanya terbuka. Islam mengajarkan
disiplin, aturan-aturan. Kalian harus mengikuti aturan-aturan. Kalian
tidak bisa menaruh api dekat minyak—apa yang akan terjadi? Ledakan.
Kalian pergi ke pantai, laki-laki berada dekat wanita. Laki-laki
telanjang, wanita juga. Jadi, apa yang akan terjadi? Dan berapa banyak
kaum Muslim yang pergi ke pantai? Ha? Terlalu banyak atau terlalu
banyak?
Kemanakah kalian pergi? Ke pantai. Mengapa kalian pergi ke pantai?
Ingin berenang. Siapa saja yang ada disana? Apakah ada pantai khusus
laki-laki atau khusus perempuan? Tidak ada, yang ada pantai umum
dimana laki-laki dan perempuan boleh bebas datang. Jadi… Kalian
menaruh api didepan minyak, tentu saja akan terjadi kebakaran. Jadi
Setan datang menaruh api dekat minyak.
Apakah yang dapat kita lakukan? Kita lemah, para hamba Allah SWT yang
tak berdaya. Ada 2 buah jenis hasrat, yaitu syahwatul halal dan
syahwatul haram. Syahwatul halal adalah hasrat yang halal. Dan ada
hasrat yang haram. Manakah yang lebih kalian sukai? Yang halal atau
haram?
Syahwatul halal, shahwatul haram. Itu artinya, hasrat yang diijinkan
untuk diikuti tentu saja dengan cara yang halal dan hasrat yang
dilarang untuk kalian lakukan karena hasrat itu haram. Jadi hasrat
mana yang kalian sukai? Namun kalian tidak mempraktekkan hasrat yang
pertama (syahwatul halal). Kalian selalu beralih ke hasrat kedua
(syahwatul haram). Setan selalu mengarahkan kalian ke hasrat yang
kedua (syahwatul haram). Tidak mungkin menahan kalian di hasrat
pertama (syahwatul halal).
Setan berkata, "Oh, isterimu? Ah, jelek! Carilah isteri yang lain. Ada
wanita yang lebih baik dijalan." Sebelumnya kaum laki-laki dan
perempuan memakai pakaian tertutup, mereka memakai pakaian-pakaian
yang longgar. Sekarang ini laki-laki dan perempuan mengenakan pakaian
yang sangat ketat. Jadi apakah yang Setan bisikkan kepada kalian?
Kepada kaum laki-laki setan membisikkan, "Oh, lihatlah wanita itu."
Dan kepada kaum wanita setan membisikkan, "Oh, lihatlah pria itu."
Bukankah begitu? Bisa saja wanita itu sedang berjalan dengan suaminya
atau laki-laki itu sedang berjalan bersama isterinya! Namun matanya
tidak tertuju kepada isterinya. Dimanakah mata laki-laki itu, Khan?
Ditempat lain. Ha. Itulah syahwatul haram.
Kalian pergi ke Inggris, ke Jalan Oxford, aku banyak melihat. Ada
seorang wanita yang tertutup dari atas hingga bawah, dia mengenakan
burqa. Seluruh tubuhnya benar-benar tertutup. Kalian hanya bisa
melihat matanya, pakaiannya berwarna hitam dan longgar. Aku terkesima.
Wanita itu mendorong kereta anak-anak. Dan suaminya berjalan
dibelakang wanita itu menggenakan celana pendek, tidak pakai topi, dan
berbaju lengan pendek. Kadang malah mengenakan t-shirt tanpa lengan.
Berjalan dibelakang wanita itu. Mengapa suami diijinkan berpakaian
seperti itu sedangkan istrinya tidak? Inilah syahwatul haram. Inilah
apa yang kita sebut —laki-laki itu ingin memegang kendali—dia ingin
memperlihatkan kejantanannya terhadap isterinya, namun tidak tidak
memperlihatkan kejantanannya terhadap dirinya sendiri. Semua orang
mempunyai masalah ini. Laki-laki itu ingin memegang kendali tapi
kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Jadi, disanalah setan datang
dan menyerang kita, pada titik-titik ini yang merupakan titik berat.
Semua orang mempunya sebuah titik berat dalam hatinya. Begitu titik
berat sampai condong, segera saja orang itu jatuh. Semoga Allah SWT
melindungi kita. Karena tanpa perlindungan, kita berada dalam keadaan
rugi. Tidak ada cara lain untuk menyelamatkan diri kita. Semua orang
tahu apa yang dilakukannya. Terutama orang-orang Barat. Jangan tanya
berapa banyak mereka berkencan sepanjang hidupnya. Dia menunduk.
Berapa kali mereka pergi ke sini dan ke sana. Bukan hanya mereka, tapi
semua orang. Dan ini bukan hal yang besar. Kalian melakukan sesuatu
yang normal. Kalian berkencan, itu normal. Bukankah begitu? Itu
normal. Bagaimana Dr. Jamal, mereka menganggap kencan itu normal?
Karena mereka beralasan, jika tidak berkencan artinya mental kalian
terganggu. Kalian punya sesuatu yang salah disini (kepala), didalam.
Seorang murid yang muallaf berkata: Keseimbangan, Anda harus punya
pengalaman sebelum menikah.
MSH: Apakah ayahmu yang mengatakan hal itu?
Ya.
Mawlana Syaikh Hisyam: Jadi, kau berpengalaman? Karena saat kalian
sudah menikah [mereka berkata:] "Tidak ada lagi eksperimen. Kalian
harus melakukan latihan sebelumnya. Setelah menikah, latihan
selesai."Berapa tahunkah yang kalian butuhkan untuk latihan? Ya, aku
terkejut. Aku melihat beberapa orang -kadang-kadang mereka muncul di
TV- yang tidak menikah. Mereka hidup bersama dan punya 3 atau 4 anak
dan mereka berkata, "Kami tidak menikah." Mengapa kalian tidak
menikah? Kalian punya 3 atau 4 anak dari ibu dan bapak yang sama. Dan
karena surat kecil itu (surat nikah), kalian tidak perlu surat itu.
Mereka berkata, "Kau tidak butuh sehelai surat! Katakan saja aku
menikah tanpa surat." Inilah yang mereka ajarkan dan bangga dengan
ajaran itu. Lihat bagaimana rendahnya mereka. Dan mereka bertanya,
"Dimanakah Tanda-tanda Hari Kiamat?"
Ketika Sayyidina Mahdi datang, yang pertama beliau akan lakukan adalah
mengadili 70.000 ulama. Ulama-ulama Muslim. Karena ulama tahu apa yang
salah, mengajarkan untuk menghentikan yang salah itu tetapi tidak
menghentikannya pada diri mereka sendiri. 70.000 orang ulama! Karena
orang-orang itu akan menolak ulama. "Keberatan atas perbuatan saya?
Datanglah, pukul, Yallah." Menghukum dengan sebuah pedang spiritual.
Ucapkan, "Bismillahir Rahman ir Rahim."
Zaman Mahdi nanti -sebagaimana diceritakan oleh Muhyiddeen Ibn Arabi-
dari 7 orang, maka 1 orang akan tetap hidup dan 6 orang akan tewas.
Apa artinya? 70% manusia akan tewas, 30% akan hidup. Muhyiddeen Ibn
Arabi berkata bahwa anak-anak muda dijalan berumur 7 tahun rambutnya
akan menjadi putih karena pemandangan menyeramkan yang mereka lihat.
Sayyidina Mahdi akan memerintah jin untuk mengangkat semua jasad dan
menguburkannya. Hanya orang-orang beriman yang tinggal. Dan Sayyidina
Isa datang. Sayyidina Isa datang setelah Sayyidina Mahdi; jika kalian
menghitungnya maka masa Sayyidina Mahdi selama satu setengah tahun.
Sayyidina Mahdi akan datang selama 40 hari, namun hari pertama
bagaikan 1 tahun, hari kedua bagaikan 1 bulan, hari ketiga bagaikan 1
minggu dan hari-hari lainnya seperti hari-hari yang normal. Jadi,
kalau kalian menghitungnya maka akan menjadi satu setengah tahun.
Kemudian Sayyidina Isa datang. Allah SWT menjadikan 1 hari bagaikan 1
tahun—Allah SWT mengulurnya. Bayangkan, bila satu hari tidak tidur.
Pada masa beliau, manusia tidak akan merasakan lapar. Satu gigitan
roti atau satu gigitan dari makanan akan cukup selama 40 hari. Kalian
tidak merasakan lapar dan haus, ini berasal dari barakah makanan.
Dikatakan bahwa saat Sayyidina Mahdi datang, dari kekuatan bumi
Sayyidina Mahdi akan memerintahkan bumi untuk mengeluarkan semua
kekuatannya, semangka akan tumbuh seperti sebuah pohon, tidak lagi
pada akar-akar kecil seperti tumbuhan kecil yang merambat. Tumbuhan
merambat ini akan besar dan semangka akan tergantung lurus ke atas
dari kekuatan yang dikeluarkan oleh bumi.
Kami berharap untuk menyaksikan hari-hari tersebut, insya Allah.
Bi hurmatil Habib, bi hurmatil Fatiha.
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani (qs)
Langganan:
Komentar (Atom)